Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 Surabaya terus berupaya untuk memfasilitasi bakat minat peserta didiknya. Kali ini dari bidang seni musik dimana sekolah yang baru saja menerima amanah sebagai sekolah penggerak dari kemendikbudristek itu membentuk ekstrakurikuler baru, drum band.
Tujuan dari pembentukan ekstrakurikuler musik drum band tidak lain untuk membantu mengembangkan potensi peserta didik terutama untuk anak-anak kinestetik agar energi yang dimiliki tersalurkan dengan positif.
Meskipun pembentukannya masih seumur jagung, namun kualitas dari para pemain drumband ini bisa dibilang sudah cukup mumpuni dan bisa mengikuti arahan pelatih dengan baik.
Terbukti pada Ahad (21/08/22) langsung didaulat sebagai pengisi acara untuk memeriahkan lomba Gerak Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya dalam rangka menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke-48 November mendatang.
Ustad Novi selaku kepala sekolah akhlaq yang juga inisiator pembentukan drum band mengatakan jika ini merupakan pengalaman pertama untuk anak-anak menjelang event besar muktamar di Solo tiga bulan lagi.
“Langsung tancap gas diterjunkan lapangan meskipun baru terbentuk dan latihannya sebentar biar anak-anak ada pengalaman dan tidak kaget nanti tampil di muktamar”, jelas Kepala Sekolah yang juga pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah itu.
Berjalan mulai dari Jalan Wuni hingga melewati Gedung Grahadi Surabaya, para pemain drum band yang terdiri dari campuran pesdik kelas VII dan VIII itu terlihat begitu semangat ditengah panas matahari yang mulai terik.
Rayyan salah satu peserta didik yang memegang alat symbal menuturkan jika bangga dan senang bisa dipilih bergabung dengan tim drumband dan langsung mengisi acara pada event Pemuda Muhammadiyah kota surabaya
“Capek panas-panasan tapi senang, ternyata seru juga ikut drumband. Yang awalnya coba-coba sekarang saya jadi tertarik untuk terus latihan apalagi setelah ini diminta tampil di Solo”, kata peserta didik yang juga memiliki hobi futsal itu.
Dengan persiapan kurang lebih dua pekan drum band Suara Mada Son9o yang berjalan di depan ratusan peserta gerak jalan Kokam Kota Surabaya itu mampu menyuguhkan penampilan apik dan menghibur.
Hal itu dibenarkan oleh Bapak Tamrin selaku pelatih profesional tim drumband sekolah akhlaq.
“Alhamdulillah dalam dua pekan anak-anak sudah dapat menguasai materi yang saya berikan, untuk tampilan perdana sudah okelah pelan tapi pasti walaupun belum 100% terutama untuk jalannya (gerak kaki)”, ungkap laki-laki dengan suara lantang yang juga ikut berjalan mendampingi.
“Harapan saya kedepan selaku pelatih ingin ekstrakurikuler drumband SMP Muhammadiyah 9 Surabaya kelak maju dan besar. Yang masih menjadi PR besar saya adalah menyiapkan mental anak-anak agar lebih baik lagi”, imbuhnya. (Risalatin N.)












