Kamis (29/10/26) Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 Jojoran Surabaya menerima kunjungan akademik dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka-Malaysia, bersama Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dalam program International Staff Mobility. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar lintas negara sekaligus mengenal cara mengembangkan kreatifitas dan inovasi melalui aktifitas diskusi kelompok hingga presentasi.
Dalam kunjungan tersebut, para dosen mengajak siswa kelas VII untuk mengikuti diskusi kelompok dengan mengangkat tema inovasi dan pengembangan produk. Melalui metode brainstorming, siswa diminta untuk mengembangkan ide kreatif dari sebuah produk yang telah disiapkan seperti roti homemade, coklat beng-beng, kripik kentang dan lain-lain dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk tersebut.
Setiap kelompok mendapatkan produk yang telah ditentukan untuk dianalisis dan dikembangkan. Siswa kemudian berdiskusi untuk menemukan berbagai kemungkinan inovasi, mulai dari olahan produk baru, menciptakan desain kemasan yang lebih menarik, target pemasaran, merancang tagline yang mudah diingat konsumen, hingga mengidentifikasi keunggulan produk yang dapat menjadi nilai tambah dibandingkan produk sejenis.
Suasana diskusi yang dilaksanakan di Aula lantai 2 Sekolah Akhlaq berlangsung antusias. Para siswa didorong untuk berani menyampaikan pendapat, bertukar gagasan, serta bekerja sama dalam merumuskan ide hingga mempresentasikan hasilnya di depan audiance. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menghasilkan gagasan baru, tetapi juga memahami pentingnya kreatifitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan melihat peluang dalam sebuah produk. Dimana hal tersebut sesuai dengan jargon sekolah akhlaq
Arsya, salah satu siswa kelas VII-B, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang difasilitatori langsung oleh dosen dari Malaysia tersebut. Bersama kelompoknya, Arsya mendapatkan tantangan untuk mengembangkan produk pasta gigi yang dikemas dalam plastik.
Ia bersama dengan teman-teman kelompoknya mulai mengeksplorasi berbagai ide, mulai dari merancang desain kemasan yang lebih menarik, menciptakan tagline agar produk mudah diingat konsumen, hingga menemukan keunggulan yang dapat ditonjolkan sebagai daya tarik produk.

Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi Arsya dan teman-temannya untuk memahami bahwa sebuah produk tidak hanya dinilai dari fungsi dan manfaatnya, tetapi juga dari bagaimana produk tersebut dikemas, diperkenalkan, dan memiliki keunikan yang mampu menarik perhatian pembeli atau konsumen.
“Senang us ini menjadi pengalaman baru juga tiba-tiba disuruh buat ide bagaimana pasta gigi yang sudah diberikan dapat menghasilkan nilai jual tinggi. Tapi dari situ aku jadi belajar banyak hal kaya bisnis gitu”, ungkap Arsya.
Selain siswa Sekolah Akhlaq yang semangat mengikuti kegiatan hingga akhir, para dosen dari UiTM juga terlihat sangat menikmati dan merasa senang dapat berbagi ilmu tentang kewirausahaan. Sambutan hangat dari pihak sekolah dan para siswa yang kooperatif menjadikan kegiatan ini berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
“I am truly happy and grateful to have had the opportunity to be part of this CSR activity at SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. It was a wonderful and meaningful experience to share my knowledge with the students, especially in teaching them how to promote a product and apply basic marketing skills in business.”
“What made this experience special was seeing the students’ enthusiasm, active participation, and willingness to learn new things. Their positive attitude and energy made the session enjoyable and rewarding. I was delighted to see them engage with the activities and explore their creativity in promoting products.”
“I would also like to express my sincere appreciation to the teachers and the school for their warm hospitality and for giving me the opportunity to contribute to the students’ learning experience.”
“Overall, this CSR activity was not only a valuable opportunity for me to share my knowledge, but also a memorable experience that brought me great joy and satisfaction. I sincerely hope that the knowledge and skills shared will benefit the students in their future endeavours, and I look forward to more opportunities to contribute to the community in the future.”
“Thank you, SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, for such a wonderful experience”_, jelas Dr Haziq, perwakilan visiting fasilitator.
Harapannya, kehadiran para dosen dari UiTM Melaka dan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dapat memperluas wawasan siswa, mengenalkan perspektif pembelajaran internasional, serta menumbuhkan keberanian untuk berpikir kreatif dan inovatif. Melalui pengalaman belajar yang telah dilakukan ini, Sekolah Akhlaq terus mendorong siswa agar tidak hanya mampu memahami konsep, tetapi juga berani mengembangkan ide, menciptakan solusi, dan menghadirkan inovasi peluang usaha yang dapat bermanfaat. Layaknya jargon pelajar Sekolah Akhlaq yang ‘Mandiri’. (Risalatin N.)
